21Novel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
21Novel > Terpaksa Menikahi Tuan Muda > Chapter 46 Berbenah Toko

Chapter 46 Berbenah Toko

    Akhirnya bisa kembali bekerja. Hp


    Daniah sudah keluaran terbaru, sekertaris Han menyerahkannya pagi ini saat


    menjemput Saga. Daniah menatap hpnya lekat.


    ahh orang kaya memang bebas ya mau


    ganti hp kapan saja. Padahal hpku yang kemarin juga sudah bagus. sepertinya kapan-kapan aku harus mengusulkan pada tuan Saga untuk periksa mata. dikit-dikit kalau melihat barang punyaku selalu bilang sakit matanya.


    Baiklah ayo hidup dengan semangat lagi! Daniah mengepalkan tangan ke udara.


    Kita mulai dari mana ini, bereskan


    kekacauaan di toko. Cari tempat kursus memijat dan juga make up.


    Daniah membawa


    tas makeupnya yang dia jinjing. Dia mau berlatih nanti sambil balas chat


    costumer, sebelum menemukan sekolah khususnya.


    “ Mbak niah tuan Saga juga mengirim


    tempat tidur.” Baru juga sampai di toko sudah dikejutkan dengan info dari Tika. Dia


    menunjuk lantai dua, memberi tahu kalau bendanya ada di lantai dua.


    “ Apa! Tempat tidur!” Dia pasti


    benar-benar tidak waras. Gumam-gumam kesal sambil masuk ke dalam toko. Daniah


    menjatuhkan tas ranselnya. Melihat banyak sekali perabotan rumah tangga


    menumpuk di dekat tangga.


    “ Tempat tidur ada di atas mbak.”


    “ Kalo gitu kita close order hari


    ini ya, kita beresin toko dulu. Kita mau bergerak bagaimana kalo begini. Tika,


    ada yang bisa dimintai tolong bantu gak ya. Laki-laki gitu, dua atau tiga orang


    biar semua cepat selesai.” Daniah memilih duduk dulu, bernafas sambil berfikir


    tindakan tepat apa selanjutnya yang bisa dia ambil.


    “ Ada mbak, saya panggil om saya ya mbak.”


    “ Ia boleh siapa aja, yang penting semua ini bisa selesai hari ini.”


    Hari ini close order, besok


    lanjutkan jualannya. Kalau semua disambi balas chat orderan gak mungkin bisa


    kekejar hari ini.


    Setelah bala bantuan datang pekerjaan


    dimulai. Daniah mengikat rambutnya tinggi, mengulung lengan baju. “ Ayo kita


    mulai.”


    Mereka mengeluarkan semua peralatan


    lama, kursi, sofa, kulkas, karpet. Menumpuk berjajar di halaman ruko.


    Mereka bahkan mengirimi AC 4 buah, sudah


    benar-benar gila. Sebenarnya otak sekertaris Han itu bagaimana bekerja si. Memang


    dia itu budak apa yang disuruh apa aja musti manut. Aku saja masih


    sedikit-sedikit membantah. Huhh, gak bisa dibanggakan juga kali kehinaan ini. Tidak!


    Setidaknya aku masih punya otak untuk membedakan mana yang benar dan salah. Berbeda


    dengan sekertaris itu. Kalau buat dia apa yang diucapkan Saga sudah pasti kebenaran semua. Dasar sekertaris compleks.


    “ Mbak Niah apa Acnya mau dipasang semua?”


    Satu persatu barang baru sudah


    mulai diletakan mengantikan posisi barang lama.


    “ Memang kita mau membekukan daging?


    Ganti aja yang lama seperti biasa. Satu lantai satu aja Acnya. Sudah panggil


    tukang Acnya.”


    “ Sudah mbak, sebentar lagi datang.”


    “ Kalo gitu kita beli makanan sama


    minuman dulu yuk, sepertinya enak kalau minum es.”


    “ Boleh mbak.”


    Daniah sengaja mau membeli ditempat


    yang agak jauh, jadi dia memesan taxi online. Dia mencari restoran yang masih


    tidak jauh dari rukonya. Aku akan memakai kartu kreditmu tanpa merasa bersalah


    sama sekali. Haha, tertawa sendiri dalam hati.


    Daniah dan Tika meninggalkan ruko


    yang masih sibuk berbenah setelah taxi datang. Mencari makanan dan minuman.


    Hpnya berbunyi saat mereka sudah mulai berjalan. Sekertaris sialan memanggil.


    “ Hallo” Daniah menjawab dengan suara jengah.


    “ Selamat siang nona.”


    “ Selamat siang juga sekertaris


    Han, apa ada yang bisa saya bantu.” Daniah melirik Tika di sebelahnya, yang


    penasaran dan antusias ingin tahu. Daniah nyengir, lalu menutupi mulutnya


    dengan tangan. Walaupun tetap saja percuma, toh Tika tetap bisa mendengar.


    “ Tuan muda ingin tahu, apa ada lagi yang anda butuhkan di toko.”


    Daniah sudah mengerutkan bibir


    kesal, mau mengirim apalagi kalian hah. Kenapa tidak sekalian kalian kirim Pak


    Mun untuk mengurus rukoku.


    “ Tidak ada, sampaikan terimakasih


    yang mendalam saya pada tuan Saga.  Maksudnya kepada suami saya. “ diakhiri dengan tertawa sebal.


    “ Baik, akan saya sampaikan. Saya


    juga akan menyampaikan informasi, kalau tuan muda akan makan malam di rumah hari


    ini.”


    “ Apa!” hei tunggu, jam berapa dia pulang?


    “ Sampai jumpa lagi nona.”


    Hei bedebah aku belum selesai


    bicara. Kenapa dia seenaknya saja seperti tuannya. Aku harus menyelesaikan semua


    urusan toko dulu.


    Daniah memesan makan memilih menu


    spesial dan minuman spesial. Semua yang serba spesial. Dengan porsi 10 orang. Tidak


    dia memesan untuk porsi lima belas orang. Biarkan saja, aku akan berfoya-foya. Diakan


    kaya raya. Tika sampai tercengang dengan pilihan menu Daniah.


    “ Mbak ini benar gak papa?”


    “ Haha, Tika gak papa, kalau ada yang mau kamu pesan, pesan saja.”


    Ayo kita buang sial dengan


    menghabiskan uang laki-laki gila itu.


    BERSAMBUNG
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Super Gene Shadow Slave Cultivation Online Mecha Breaks the World Nine Star Hegemon Body Arts I Can Copy Talents