21Novel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
21Novel > Terpaksa Menikahi Tuan Muda > Chapter 149 Kesetiaan

Chapter 149 Kesetiaan

    Ternyata karena itu, pantas saja


    mereka sangat dekat.


    Dokter Harun dan Criss yang


    ternyata suami Leela adalah saudara sepupu. Sejak kuliah mereka sudah tinggal


    bersama. Hubungan keduanya sangat dekat, bahkan karena dekatnya mereka berdua


    nyaris memiliki karakter yang hampir sama. Jenaka dan mudah menghidupkan


    suasana. Sangat gampang bergaul, bahkan cap playboy tidak lepas dari mereka.


    Karena saking mudahnya mereka berteman dengan lawan jenis mereka.


    Sudah ada di dalam mobil yang


    melaju. Leela berbagi kisah kedekatannya dengan dokter Harun. Setelahnya Daniah


    kembali menyandarkan kepalanya di kaca mobil. Dia masih terlihat sedikit cemas.


    Kondisi tubuhnya normal dan tidak perlu ada yang dikuatirkan. Dampak konsumsi


    pil kontrasepsi dapat di minimalisir dengan pola hidup sehat. Dokter akan


    mengirimkan obat dan panduan konsumsi sehat ke rumah. Membuat Daniah malah


    merasa kepikiran.


    Apa benar yang dibilang dokter


    tadi, bahwa semua baik-baik saja.


    Tiba-tiba sesal itu bertubi mendatanginya.


    Bagaimana dia bisa dengan nekadnya minum pil kontrasepsi. Tapi diapun tidak


    bisa menyalahkan dirinya, posisinya dulu ada dalam keadaaan dia tidak punya


    pilihan selain melakukan itu. Siapa yang bisa menebak, kalau perasaannya


    ataupun tuan Saga bisa berbalik seperti sekarang. Dulu, dia bahkan tidak pernah


    sekedar memprediksi atau menduga hubungannya dengan tuan Saga. Selain kata


    perpisahan dan perceraian.


    “ Nona.”


    Daniah masih melabuhkan pikirannya


    mengingat kebodohannya dengan pil kontrasepsi yang pernah dia minum.


    “ Nona.” Leela mengulang


    pangilannya, karena melihat Daniah termenung sedari tadi.


    “ Eh ia, Leela kenapa?”


    terperanjak, menatap Leela. Memperbaiki posisi duduknya.


    Aku pasti melamun lagi.


    “ Apa yang nona pikirkan? Apa nona


    gelisah karena hasil pemeriksaan dokter tadi?” Leela dengan mudahnya membaca


    pikiran Daniah.


    Aaaaa, kenapa aku mudah ditebak


    begini si, bahkan Leela pun tahu.


    Daniah melirik sekilas Leela yang


    masih fokus mengemudi.


    Apa kesaktiannya membaca pikiran


    selevel dengan sekertaris Han.


    “ Nona, kenapa nona diam lagi? Kalau


    nona cemas karena hasil pemeriksaan tadi, tidak ada yang perlu nona cemaskan.


    Semua baik-baik saja. Tuan muda juga akan mendapat salinan pemeriksaan tadi,


    jadi dokter tidak mungkin membuat hasil laporan yang hanya akan menenangkan


    nona.” Ucapan Leela sangat melegakan.


    “ Begitu ya?” ntah kenapa seperti


    ada semilir angin yang menerbangkan rambutnya, dia merasa sedikit lega.


    “ Leela.” Daniah agak sedikit ragu.


    “ Ia nona?”


    “ Tapi janji, ini rahasia antara


    kita ya. Aku hanya ingin bicara dengan sesama perempuan, untuk membuatku


    tenang. Kamu juga bisa menceritakan pengalamanmu dengan suamimu seperti apa.


    ya, sekedar perbandingan hubunganku dengan tuan Saga.” Intinya Daniah hanya


    ingin berbagi rahasia. Daniah ingin bercerita tentang dirinya, tapi dia juga


    ingin tahu sesuatu tentang Leela.


    “ Tuan muda tidak bisa dibandingkan


    dengan suami saya nona. Criss terlalu hina untuk dibandingkan dengan tuan


    muda.” Leela menjawab dengan lugas, sama sekali tidak merasa bersalah dengan


    kalimatnya.


    Daniah tertawa mendengarnya, tapi


    dia memukul bahu Leela untuk tidak mengatakan hal seperti itu. Apalagi mengenai


    suaminya sendiri.


    Dan akhirnya satu persatu ketakutan


    itu dia utarakan. Mengenai perasaannya, mengenai hubungannya dengan Saga.


    “ Aku mencintai tuan Saga dengan


    tulus, bukan hanya sebatas dia suami yang harus aku cintai. Tapi karena aku


    mencintainya aku merasa bahagia bersamanya.” Mengambil jeda dengan bernafas


    dalam. “ Namun, terkadang aku masih takut. Bagaimanapun dia adalah tuan Saga.”


    Daniah bicara tanpa melihat leela, melihat keluar jendela dimana deretan gedung


    berlarian meninggalkannya. Leela melajukan mobil dengan kecepatan sedang. “


    Jika suatu hari nanti aku membuatnya marah, dia  akan membenciku atau berhenti mencintaiku.


    Hingga akhirnya dia pergi dan meninggalkanku menangis sendirian. Sejujurnya aku


    masih sangat takut itu terjadi.”


    Daniah menoleh pada Leela, gadis


    itu mendengarkan tanpa menyela sedikitpun.


    “ Hingga terkadang, aku masih takut


    menunjukan perasaanku yang sebenarnya. Mengatakan aku mencintainya sesering


    mungkin. Aku masih menahan diri untuk melakukan itu.”


    Leela menepikan mobil, Daniah


    memeriksa keadaan di luar mobil. Sepertinya mereka berhenti di sebuah tempat


    makan.


    “ Ahh, sudah waktunya makan siang


    ya? Ternyata cukup lama ya kita di rumah sakit.” Pikirannya tiba-tiba


    teralihkan.


    “ Nona, saya akan memberi nona satu


    rahasia tuan muda, sebagai hadiah perbisahan kita.” Lekat leela menatap Daniah.


    “ Apa! perpisahan? Memang Leela mau


    berhenti.” Tiba-tiba nada suara Daniah terdengar sedih. Dia sudah cukup akrab


    dengan Leela. Walaupun terkadang gadis itu menyebalkan kalau versi sekertaris Hannya


    kambuh, tapi dia tetap jadi orang menyenangkan yang diajak bicara. Terlebih


    saat Daniah melihat sifat lucu dan mengemaskan Leela dan dokter Harun tadi.


    “ Tuan muda ingin saya kembali ke


    perusahaan.”


    “ Aaa benar, bagaimanapun Leela


    tetap harus kembali keperusahaan. Walaupun agak sedih, tapi aku senang kok.


    Sungguh.” Daniah menepuk bahu Leela.


    Jadi, kalau Leela berhenti, aku


    bisa membawa mobilku sendiri.


    Sekarang rasa bersalah itu berganti


    perasaan bahagia, dengan kemungkinan yang muncul dipikirannya.


    “ Tadi rahasia apa yang mau Leela


    bagi tentang tuan Saga.” Ingatannya tersadar kembali, pada pembicaraan awal.


    Antusiasnya mengebu. Rahasia tuan Saga dan rahasia sekertaris Han, adalah dua


    misteri di muka bumi ini yang membuat Daniah sangat penasaran.


    “ Sebaiknya nona makan dulu.” Menunjuk


    pintu restoran.


    “ Tidak, katakan sekarang.”


    Mencegah Leela yang sudah mau turun dari mobil. Bagaimana mungkin dia menunda


    terbongkarnya sebuah kotak misteri hanya karena makan siang. Leelapun mengalah


    saat melihat sorot mata Daniah yang berbinar karena sangat penasaran.


    “ Semua ketakutan nona itu tidak


    beralasan. Kalau nona berfikir tuan muda laki-laki yang mudah berpaling


    hatinya. Nona salah besar. Tuan muda tipe laki-laki yang setia dengan


    perasaannya.” Leela mengatakannya dengan sangat yakin.


    Daniah terigat tentang Helen,


    bagaimana hubungan yang terjalin antara mereka, sesunguhnya sudah menjadi bukti


    bagaimana setianya tuan Saga.


    “  Saya tidak hanya mengatakannya karena dia


    adalah tuan muda. Tapi saya punya bukti nyata untuk itu. Apa nona mau


    mendengarnya?” Daniah mengangukan kepalanya kuat. “ Saat saya mau menikah, saya


    dan Criss datang menemui tuan muda. Saat itu dia menentang pernikahan kami.”


    “ Kenapa?”  suara Daniah terdengar sedih, bersimpati.


    cih, memang apa hak dia


    melarang-larang begitu yang langsung muncul dipikiran Daniah. Lagian kenapa


    harus minta izin pada tuan Saga segala.


    “ Saya dan keluarga saya banyak


    berhutang budi pada kebaikan tuan muda nona. Jadi saya datang padanya untuk


    meminta restu.” Menjawab pertanyaan yang hanya di sampaikan lewat sorot mata


    Daniah. “ Karena sifat Criss yang terkenal playboy dia menentang hubungan kami.


    Tuan muda juga mengenal dekat Criss karena dia saudara dokter Harun.”


    Begitu ya. Memang si, yang kudengar


    tuan Saga memang sangat setia. Rumor tentang kehidupannya dengan para wanita


    sungguh mengelikan. Daniah merasa bisa tertawa terbahak sekarang, kalau


    mengingat bagaimana penilaian yang ia berikan. Karena rumor tidak jelas itu.


    “ Tapi, saya berhasil meyakinkan


    tuan muda kalau perasaan kami terikat satu sama lain. Akhirya setelah hampir


    satu bulan kami berusaha meyakinkan tuan muda, dia memberi kami restu dan kami


    akhirnya menikah.” Terdengar Leela menghela nafas. “Tapi yang ditakutkan tuan


    muda ternyata benar, beberapa waktu setelah kami menikah Criss kedapatan


    selingkuh dengan salah satu pegawai di kantornya.”


    Daniah ikut merasa kesal


    mendengarnya. Dia jadi ingin bertemu Criss.


    “ Tuan muda selalu mengatakan,


    kesetiaan adalah kehormatan diri yang harus dijaga. Dan saya percaya itu. “


    Kesetiaan adalah pondasi dari sebuah hubungan. Menjalin sebuah ikatan mungkin


    jauh lebih gampang daripada menjaganya. Baik itu yang hanya sekedar pacaran


    ataupun menikah.


    “ Lalu apa yang terjadi?”


    Penasaran, seingat Daniah saat tadi bertengkar dengan dokter Harun leela


    membela suaminya. berarti hubungan mereka sudah baik-baik saja.


    “ Tuan muda marah besar, mungkin Criss


    bisa mati kalau saya tidak memohon waktu itu. Dia benar-benar menghajar Criss dengan tangannya sendiri.  Saya masih ingat apa yang tuan


    muda katakan. Maaf leela seharusnya aku tidak merestui pernikahan kalian, kau


    terlalu berharga untuk laki-laki pecundang seperti Criss.” Leela ingat kejadian


    itu. Untuk pertama kalinya, Saga menyentuh tangannya dan mengengam tangannya erat.


    Dia minta maaf karena merestui pernikahan.


    “ Sekarang bagaimana hubunganmu


    dengan Criss?”


    “ Kami sudah baik-baik saja


    sekarang. Criss sudah berubah, karena itu saya menerimanya lagi.”


    “ Apa dia benar-benar berubah?”


    Daniah merasa tidak terlalu yakin.


    “ Setelah melewati hukuman dari


    tuan muda selama setahun, saya rasa Criss benar-benar kapok nona.”


    Hah! Benar, aku bahkan melihat dia


    memberi hukuman tegas pada pamannya. Tidak bisa kubayangkan apa yang harus


    dijalani Criss selama setahun penuh itu.


    “ Jadi nona, percayalah pada tuan


    muda. Hiduplah dengan bahagia di samping tuan muda.”


    “ leela.”


    Benar, kenapa aku masih takut dan ragu.


    bersambung
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Super Gene Shadow Slave Cultivation Online Mecha Breaks the World Nine Star Hegemon Body Arts I Can Copy Talents